HUT KWRI Ke-28, DPC Pringsewu Tegaskan Komitmen Pers Profesional dan Berintegritas


Keterangan Gambar SEO Friendly Blogger: Ketua DPC KWRI Pringsewu, JAMHARI (AJO), menyampaikan ucapan selamat HUT KWRI ke-28 tahun 2026 dengan semangat pers profesional, independen, dan berintegritas demi kemajuan bangsa Indonesia.

LAMPUNGPUN.online, Pringsewu
– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kabupaten Pringsewu menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas Hari Ulang Tahun (HUT) KWRI ke-28 tahun 2026. Momentum tersebut dijadikan sebagai pengingat pentingnya peran pers dalam menjaga demokrasi, menyampaikan informasi yang akurat, serta mengawal pembangunan bangsa secara berkelanjutan.

Ketua DPC KWRI Pringsewu, JAMHARI (AJO), bersama seluruh jajaran pengurus dan anggota, menegaskan bahwa organisasi pers harus tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga independensi, profesionalisme, dan integritas jurnalistik di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.

Peringatan HUT KWRI tahun ini mengusung tema “Terus Berbakti dan Mengabdi untuk Bangsa dan Negara”. Tema tersebut dinilai memiliki makna mendalam bagi seluruh insan pers agar tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugas di tengah derasnya arus informasi digital dan media sosial.

Dalam keterangannya, JAMHARI mengatakan bahwa wartawan memiliki tanggung jawab besar sebagai penyampai informasi sekaligus pengontrol sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, keberadaan organisasi pers seperti KWRI menjadi wadah perjuangan bagi wartawan untuk menjaga marwah profesi jurnalistik dan memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi.

“Pers harus tetap berdiri di tengah masyarakat sebagai penyampai informasi yang benar, berimbang, dan dapat dipercaya. Di usia KWRI yang ke-28 tahun ini, kami berharap seluruh insan pers semakin profesional serta mampu menjaga kehormatan profesi wartawan,” ujar JAMHARI.

Ia menambahkan bahwa tantangan dunia jurnalistik saat ini semakin kompleks seiring berkembangnya teknologi digital. Kecepatan penyebaran informasi di media sosial, menurutnya, menjadi tantangan tersendiri bagi wartawan untuk tetap mengedepankan akurasi dan verifikasi data sebelum menyampaikan pemberitaan kepada publik.

Selain itu, DPC KWRI Pringsewu juga mengajak seluruh anggota organisasi untuk menjaga solidaritas, meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik, dan memperkuat kekompakan antarwartawan demi menjaga citra positif profesi pers di Indonesia.

Pernyataan tersebut sejalan dengan pandangan Wakil Ketua (Waka) KWRI Lampung, Gebes Soetikno, yang menilai bahwa selama 28 tahun perjalanan KWRI, organisasi tersebut telah memberikan kontribusi besar dalam memperjuangkan kebebasan pers yang bertanggung jawab.

Menurut Gebes Soetikno, pers memiliki peranan penting dalam menjaga stabilitas demokrasi melalui penyampaian informasi yang edukatif dan mencerdaskan masyarakat. Ia menilai wartawan tidak hanya bertugas menyampaikan berita, tetapi juga menjadi pengawal pembangunan nasional melalui karya jurnalistik yang berkualitas.

“KWRI harus terus menjadi pilar demokrasi, penjaga kebenaran, sekaligus pengawal pembangunan demi kemajuan Indonesia. Wartawan memiliki peran penting dalam memberikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat,” ungkapnya.

Gebes Soetikno juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Menurutnya, perkembangan media digital harus dijadikan peluang untuk meningkatkan kualitas pemberitaan, bukan justru mengabaikan prinsip-prinsip jurnalistik.

Ia berharap seluruh anggota KWRI, khususnya di Provinsi Lampung, dapat terus menjaga profesionalisme, solidaritas organisasi, dan menjunjung tinggi etika jurnalistik dalam menjalankan tugas di lapangan.

Momentum HUT KWRI ke-28 tahun 2026 juga menjadi refleksi perjalanan panjang organisasi dalam memperjuangkan kebebasan pers yang sehat dan bertanggung jawab. Selama hampir tiga dekade, KWRI dinilai telah menjadi wadah bagi wartawan dalam memperkuat kompetensi, memperjuangkan hak-hak pers, serta menjaga independensi media di Indonesia.

Di tengah era digitalisasi saat ini, tantangan dunia pers tidak hanya berasal dari derasnya arus informasi, tetapi juga maraknya penyebaran berita bohong atau hoaks yang dapat memengaruhi kepercayaan publik terhadap media. Oleh karena itu, insan pers dituntut untuk tetap menjaga integritas, profesionalisme, serta mematuhi kode etik jurnalistik dalam setiap karya pemberitaan.

DPC KWRI Pringsewu berharap peringatan HUT KWRI ke-28 dapat menjadi motivasi bagi seluruh wartawan untuk terus berkarya secara profesional, meningkatkan kualitas jurnalistik, dan tetap menjadi mitra masyarakat dalam menyampaikan informasi yang terpercaya.

Selain menjadi sarana penyampai informasi, pers juga diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah dalam mendukung pembangunan nasional. Dengan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara, KWRI diyakini akan terus berkembang menjadi organisasi pers yang solid, profesional, dan berintegritas.

“Semoga di usia yang ke-28 tahun ini, KWRI semakin maju, semakin kuat, dan terus memberikan kontribusi nyata bagi bangsa serta negara melalui karya jurnalistik yang berkualitas dan bertanggung jawab,” tutup JAMHARI (AJO).

"Kebenaran dalam sebuah berita bukan sekadar tulisan, melainkan amanah yang menjaga kepercayaan rakyat dan martabat bangsa."

Pebulis: (iskan).