Diam-Diam Terbentuk, Ormas BIMANTARA Sumut Mulai Bergerak
MEDAN — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bingkai Masyarakat Nusantara wilayah Sumatera Utara menggelar kegiatan pembentukan jajaran kepengurusan organisasi sekaligus melaksanakan acara berbuka puasa bersama dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut berlangsung di Kota Medan pada Minggu, 15 Maret 2026.
Acara tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi kemasyarakatan itu untuk memperkuat struktur internal sekaligus mempererat hubungan antaranggota dan pengurus di wilayah Sumatera Utara. Selain agenda konsolidasi organisasi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat nilai kebersamaan dan silaturahmi di tengah momentum Ramadan.
Dalam kegiatan tersebut, pengurus pusat dan anggota organisasi hadir untuk menyaksikan secara langsung proses pembentukan dan pengenalan jajaran kepengurusan yang akan menjalankan roda organisasi ke depan. Suasana berlangsung dalam nuansa kekeluargaan yang hangat, terlebih karena kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama.
Pembentukan struktur organisasi ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran BIMANTARA di tengah masyarakat. Dengan struktur kepengurusan yang lebih jelas, organisasi diharapkan dapat menjalankan berbagai program sosial, kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat secara lebih terarah.
Dalam susunan kepengurusan yang diumumkan, sejumlah tokoh ditunjuk untuk mengisi berbagai posisi strategis dalam organisasi. Untuk Dewan Pembina, nama-nama yang tercantum antara lain Handoko Hardjono yang dikenal sebagai pemilik Channel 88, AKBP (Purn) Rita S, serta Bripka Hasanuddin Siregar.
Sementara itu, pada jajaran Dewan Penasehat terdapat H. Taufik AA Marpaung dan Jimmy, ST, yang diharapkan dapat memberikan arahan serta masukan strategis bagi organisasi dalam menjalankan program kerjanya.
Adapun posisi Ketua Umum DPP BIMANTARA dipercayakan kepada Bobby Chayadi, SH. Ia akan memimpin jalannya organisasi bersama jajaran pengurus lainnya yang telah ditetapkan dalam struktur kepengurusan tersebut.
Untuk posisi Ketua Harian, organisasi menunjuk drg. Roland Hutagaol, sementara jabatan Sekretaris Jenderal diemban oleh Ovan Jayanda Nasution. Posisi Wakil Sekretaris Jenderal diisi oleh Joe Sidjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal I dan Arya Syahputra sebagai Wakil Sekretaris Jenderal II.
Pada sektor keuangan organisasi, Virya Fransisco Teguh dipercaya sebagai Bendahara Umum, didampingi Willy yang menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum.
Selain itu, BIMANTARA juga membentuk sejumlah divisi yang akan menangani berbagai bidang kegiatan organisasi. Ady Syahputra ditunjuk sebagai Ketua Divisi Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK).
Kemudian untuk bidang advokasi, hukum, dan hak asasi manusia, jabatan Ketua Divisi dipercayakan kepada Andika, SM, SH, CPL. Divisi ini diharapkan mampu memberikan pendampingan hukum serta advokasi bagi masyarakat yang membutuhkan.
Di bidang komunikasi publik, Retno Parulian Marbun ditunjuk sebagai Ketua Divisi Humas dan Infokom yang bertugas membangun hubungan komunikasi organisasi dengan masyarakat serta berbagai pihak terkait.
Sementara itu, bidang sosial, budaya, kesehatan, dan peranan perempuan dipimpin oleh dr. Rizki Ramadhani Lubis, M. Biomed. Divisi ini diharapkan dapat menjalankan berbagai program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Untuk sektor ekonomi kerakyatan, khususnya pengembangan koperasi dan UMKM, Valerio dipercaya memimpin Divisi Koperasi dan UMKM. Bidang ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan usaha masyarakat dan mendorong peningkatan ekonomi lokal.
Di bidang media dan publikasi organisasi, Muhammad Sulaiman dipercaya memimpin Divisi Media yang memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kegiatan organisasi kepada masyarakat luas.
Dalam sambutannya, Ketua Umum BIMANTARA Bobby Chayadi menyampaikan bahwa pembentukan jajaran kepengurusan ini merupakan langkah awal untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi bagi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan organisasi kemasyarakatan harus mampu memberikan manfaat nyata serta menjadi mitra strategis dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan daerah.
“Melalui pembentukan jajaran DPP organisasi ini, kami berharap BIMANTARA dapat semakin solid, profesional, serta mampu menjadi mitra strategis dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di Sumatera Utara,” ujar Bobby dalam sambutannya.
Ia juga menegaskan bahwa organisasi akan berupaya menjalankan berbagai program yang bersifat konstruktif dan bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya dalam bidang sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Setelah sesi sambutan dan pengenalan pengurus, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan singkat mengenai arah dan program kerja organisasi ke depan. Para pengurus juga diberikan kesempatan untuk saling berkenalan serta berdiskusi mengenai rencana kegiatan yang akan dijalankan.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama. Momen tersebut dimanfaatkan para peserta untuk mempererat hubungan silaturahmi dan memperkuat rasa kebersamaan antaranggota organisasi.
Selain itu, dalam sesi tanya jawab, salah seorang peserta menyinggung mengenai penggunaan atribut organisasi serta perangkat komunikasi berupa handy talky (HT) yang sebelumnya telah dibahas dalam musyawarah internal pengurus.
Menanggapi hal tersebut, jajaran pengurus inti menyampaikan bahwa atribut organisasi dan penggunaan HT akan tetap dipergunakan dalam kegiatan organisasi ke depan, meskipun akan ada sedikit penyesuaian pada desain atribut seragam.
Dengan terbentuknya struktur kepengurusan ini, BIMANTARA Sumatera Utara menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan peran aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Organisasi tersebut juga menegaskan akan memperkuat solidaritas antaranggota serta membangun kerja sama dengan berbagai pihak guna memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di Sumatera Utara.
(Rilis) editor: (iskandar)
